iPad Baru Datang, iPad Lama Turun Harga

KOMPAS.com — iPad Air 2 dan iPad Mini 3 telah resmi diumumkan. Kedua model tablet ini hadir mengusung teknologi-teknologi terbaru, seperti pemindai sidik jari dan prosesor Apple A8X.

Kedatangan iPad Air 2 dan iPad Mini 3 tak serta-merta membuat iPad generasi terdahulu menjadi usang. iPad Air, iPad Mini 2 (retina display), dan iPad Mini tetap dipertahankan di lini produk Apple sehingga pabrikan itu kini memiliki lima model iPad.

Menariknya, harga model-model iPad lawas itu diturunkan seiring dengan kehadiran dua iPad terbaru. iPad Mini 2, misalnya, kini dihargai mulai 299 dollar AS, sementara iPad Mini generasi pertama dibanderol lebih murah 50 dollar AS.

Selengkapnya bisa dilihat pada tabel yang dirangkum dari The Verge di bawah ini.
iPad AirWi-Fi onlyWi-Fi + Cellular
16 GB399 dollar AS/ Rp 4,9 juta529 dollar AS/ Rp 6,5 juta
32 GB499 dollar AS/ Rp 6,1 juta629 dollar AS/ Rp 7,7 juta
iPad Mini 2 (retina display)Wi-Fi onlyWi-Fi + Cellular
16 GB299 dollar AS/ Rp 3,6 juta429 dollar AS/ Rp 5,3 juta
32 GB349 dollar AS/ Rp 4,3 juta479 dollar AS/ Rp 5,9 juta
iPad MiniWi-Fi onlyWi-Fi + Cellular
16 GB250 dollar AS/ Rp 3,1 juta379 dollar AS/ Rp 4,6 juta


Perlu diketahui bahwa harga-harga di atas berlaku untuk pasaran Amerika Serikat. Di Indonesia, iPad biasanya dibanderol sedikit lebih mahal.

Daftar harga iPad Air 2 dan iPad Mini 3 dapat dilihat di tautan berikut.

Saatnya beli iPad Mini 2?

iPad Mini 3 sama sekali tidak disebut dalam presentasi Kepala Marketing Apple Phil Schiller ketika memperkenalkan iPad Air 2 dalam acara hari Kamis (16/10/2014).

Perangkat ini hanya muncul ketika Schiller menjelaskan soal harga-harga iPad menjelang akhir waktunya di panggung. Mengapa demikian?

Kemungkinan karena iPad Mini 3 memang tak mengusung peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, iPad Mini 2 atau yang juga dikenal sebagai iPad Mini with Retina Display.

Perubahan yang kentara pada iPad Mini 3 hanyalah pemindai sidik jari TouchID yang kini menghuni tombol Home. Di luar itu, parameter lain seperti layar dan kamera tetap sama dengan iPad Mini 2, sementara harga kedua perangkat berselisih 100 dollar AS atau lebih dari Rp 1,2 juta.

Apakah fitur TouchID pada iPad Mini 3 layak ditebus dengan harga Rp 1,2 juta? Meski pemindai sidik jari ini menawarkan sejumlah fungsi baru terkait keamanan, untuk sebagian besar pengguna, jawabannya mungkin adalah "tidak".

Karena itu, bisa dikatakan bahwa iPad Mini 3 kurang layak dibeli. Begitu pula dengan iPad Mini generasi pertama yang masih dijual dengan harga 250 dollar AS. Perangkat yang diperkenalkan tahun 2012 ini sudah terlalu usang.
Lagi pula, cukup dengan menambah 50 dollar AS lagi, pengguna sudah bisa mendapatkan iPad Mini 2 dengan kemampuan jauh lebih mumpuni. Jadi saat ini iPad Mini 2 bisa disebut "biggest bang for the buck".
READ MORE - iPad Baru Datang, iPad Lama Turun Harga

Nokia Here Maps Resmi Sambangi Samsung Galaxy

KOMPAS.com - Kabar gembira bagi pengguna smartphone atau tablet Galaxy dari Samsung. Aplikasi Nokia Here Maps kini sudah bisa diunduh dan dicoba di seluruh perangkat Samsung Galaxy yang mendukung.

Nokia mengumumkan ketersediaan peta Here untuk perangkat Samsung Galaxy pada Rabu (8/10/2014) lalu. Aplikasi yang masih dalam tahap beta tersebut bisa diunduh di toko aplikasi Samsung Apps Store.

Menurut Gigaom, Nokia telah menambah informasi basis datanya di 196 negara, termasuk peta dalam ruangan (indoor) di lebih dari 90.000 gedung di sleuruh dunia.

Peta ini juga mendukung navigasi dengan berkendara mobil atau jalan kaki, dan bisa digunakan secara offline. Artinya, pengguna tidak perlu membutuhkan koneksi data, seperti yang selama ini dilakukan dengan Googe Maps.

Namun, walau bisa digunakan secara offline, dukungan yang diberikan tidak penuh. Informasi yang ditampilkan saat peta dipakai secara offline tidak sekomplit saat dipakaionline. Beberapa fungsi juga tidak bisa diakses.

Untuk bisa menjalankan peta Nokia Here, perangkat Samsung Galaxy setidaknya harus menjalankan versi Android 4.1 atau yang lebih baru, dengan dukungan RAM 1 GB ke atas.
Nokia menyerahkan sepenuhnya kepada Samsung, perangkat mana saja yang bisa menjalankan aplikasi peta-nya.
READ MORE - Nokia Here Maps Resmi Sambangi Samsung Galaxy

Kirim Pesan BBM Bisa Lewat PC dan Tablet

LONDON, KOMPAS.com - Bersama dengan Passport, BlackBerry turut memperkenalkan layanan baru bernama BlackBerry Blend. Layanan berbentuk aplikasi yang bisa diunduh secara gratis ini mengintegrasikan ponsel BlackBerry dengan aneka perangkat lain, termasuk tablet Android, iPad, serta komputer berbasis Windows dan Mac.

Pengguna BlackBerry bisa memanfaatkan Blend untuk membaca dan membalas pesan singkat BlackBerry Messenger (BBM) serta SMS yang diterima lewat ponsel BlackBerry. 

Demikian pula dengan daftar kontak, email, dan jadwal di kalender ponsel, semuanya bisa diakses dari gadget lain atau PC.

Oik Yusuf/KompasTekno
Demonstrasi penggunaan Blend di iPad.
“Dengan Blend, Anda mendapatkan informasi paling kredibel secara real time, tak peduli perangkat apapun yang Anda pakai. Kami percaya Blend akan mengubah cara Anda bekerja di berbagai macam perangkat,” ujar Direktur Handheld Software BlackBerry, Michael Clewley, dalam acara peluncuran BlackBerry passport di London, Inggris, Rabu (24/9/2014).

BlackBerry Blend bisa digunakan di komputer yang menjalankan Windows 7/ Mac OS X 10.7 atau yang lebih baru, serta tablet Android 4.4 Kitkat dan iPad dengan iOS 7 ke atas. Versi Blend untuk komputer sudah bisa diunduh di tautan berikut, sementara versi untuk tablet telah tersedia di toko aplikasi masing-masing platform.

Ke depannya, pihak BlackBerry berencana menambahkan fitur baru ke dalam Blend, seperti kemampuan menjawab panggilan telepon dari komputer. 
READ MORE - Kirim Pesan BBM Bisa Lewat PC dan Tablet

Indosat Hadirkan Jaringan Baru di Empat Kota

KOMPAS.com - Indosat mengumumkan hadirnya jaringan baru di empat kota besar: Padang, Mataram, Palembang dan Manado. Empat kota itu menyusul Pekanbaru yang sudah mendapatkannya pada 5 September 2014. 

Hadirnya jaringan baru Indosat ini merupakan bagian dari program Modernisasi Jaringan secara nasional yang memang sedang gencar dilakukan operator tersebut. 

Jaringan baru ini dijanjikan memperbaiki pengalaman akses data, serta menjangkau pelanggan di area-area yang sebelumnya tak terjangkau. 

Indosat juga menghadirkan paket layanan Mentari Super Data 3GB dan IM3 Gratis 30 untuk menyambut hadirnya jaringan baru tersebut. 

“Dengan diimplementasikannya modernisasi jaringan baru Indosat sebagai bagian dari program nasional, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan akses internet super cepat dan stabil kota Padang, Palembang, Mataram dan Manado,” sebut Joy Wahjudi, Director and Chief Sales & Distribution Officer Indosat, dalam keterangan tertulis, Minggu (14/9/2014).
READ MORE - Indosat Hadirkan Jaringan Baru di Empat Kota

Motorola Rilis Moto X dan Moto G Versi Baru

KOMPAS.com - Motorola memperbarui jajaran produk ponsel pintarnya melalui perkenalan dua produk baru, Moto X dan Moto G. Mereka masing-masing merupakan produk generasi kedua dari ponsel pendahulu yang bernama sama.

Sebagaimana dilaporkan GSM Arena, Jumat (5/9/2014), Moto X adalah ponsel flagshipMotorola yang kini memiliki layar AMOLED berukuran 5,2 inci (1920x1080). Di dalamnya tertanam prosesor quad-core Snapdragon 801 2,5 GHz, RAM 2 GB, dan media penyimpanan internal berkapasitas 16/32 GB.

Spesifikasi lain mencakup kamera belakang 13 MP dengan dual-LED flash yang mampu merekam video 4K, baterai berkapasitas 2.300 mAh, dan sistem operasi Android 4.4.4 Kitkat.

Keunikan Moto X dibanding ponsel lain terletak pada cover bagian punggungnya yang bisa diganti-ganti. Terdapat sejumlah pilihan aksesori cover yang terbuat dari aneka bahan, seperti kayu dan kulit.

Adapun Moto G merupakan smartphone kelas menengah dengan layar IPS berukuran 5 inci (1280x720) yang diapit sepasang speaker stereo.
GSMArena.com Motorola Moto X
Seperti pendahulunya, Moto G dibekali prosesor quad-core Snapdragon 400 1,2 GHz, RAM 1 GB, media penyimpanan internal berkapasitas 8/16GB, slot micro-SD, kamera belakang/depan 8 MP/2 MP, baterai 2.070 mAh, dan OS Android 4.4.4 Kitkat.

Moto G rencananya akan mulai hadir akhir minggu ini di beberapa wilayah pasar yakni India, Perancis, Inggris, Brazil, Spanyol, dan Jerman dengan harga jual 180 dollar AS atau sekitar Rp 2,1 juta.

Sementara, Moto X akan menyusul hadir di wilayah-wilayah yang sama pada akhir bulan ini. Harganya dipatok pada kisaran 500 dollar AS atau sekitar Rp 6 juta.
READ MORE - Motorola Rilis Moto X dan Moto G Versi Baru

Apple iWatch Diyakini Meluncur Bulan Depan

KOMPAS.com - Kabar soal jam tangan pintar besutan Apple, iWatch sudah sejak lama diperbincangkan. Belakangan, gaung iWatch sedikit meredup karena dikabarkan baru akan diluncurkan tahun 2015 mendatang. 

Rumor soal iWatch pun seperti tenggelam gara-gara pemberitaan seputar iPhone 6. Nah, di tengah gencarnya rumor smartphone Apple tersebut muncul kabar bahwa iWatch akan diluncurkan pada September ini.

Apple diyakini bakal meluncurkan iWatch bersamaan dengan iPhone 6 pada tanggal 9 September tahun ini.

Informasi ini pertama kali dilontarkan oleh jurnalis situs teknologi Re/code, John Paczkowski, Rabu (27/8/2014). Meski tak menyebutkan sumbernya, ia terlihat yakin keakuratan informasi soal jam tangan Apple tersebut.

Menurut Paczkowski, iWatch bakal mengusung fitur baru Apple iOS 8, HealthKit dan HomeKit. 

Dengan sensor biometrik yang dimilikinya, iWatch bersama HealtKit bisa melacak statistik kesehatan pengguna. Aktivitas yang bisa dipantau iWatch, antara lain aktivitas tidur, paparan sinar UV, dan denyut jantung.

HomeKit yang terdapat di iWatch bisa digunakan untuk mengontrol smartphone dan berbagai peranti di rumah, seperti mematikan/menyalakan lampu.

Ukuran layar iWatch kemungkinan berukuran antara 1,5 hingga 2,5 inci. Kabar terakhir, Apple akan membuat iWatch ukuran 1,7 inci untuk pria, dan 1,3 inci untuk wanita.
Sumber: Recode
Editor: Reza Wahyudi
READ MORE - Apple iWatch Diyakini Meluncur Bulan Depan

Telkomsel dan ITB Segera Uji Coba "Smart City" di 4 Kota

BANDUNG, KOMPAS.com - Lembaga Afiliasi dan Penelitian Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB) mendatangani kerja sama Program Kerja Sama Inisiasi Pengembangan Kota Cergas (Smart City) di Bandung, Sabtu (16/8/2014).

Kerja sama ini merupakan lanjutan dari Momorandum of Understanding antara ITB dan Telkomsel tahun 2013 pada saat e-Indonesia Inititiatives Forum ke 9. Program ini merupakan salah satu bagian program Smart City Initiatives Indonesia.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Direktur Jaringan Telkomsel Abdus Somat Arief menyatakan bahwa kerja sama ini adalah baru bagian kecil dari pembangunan smart city. Diharapkan Telkomsel akan bisa mengajak instansi lain atau perusahaan lain terlibat dalam pengembangan smart city secara lebih lengkap, baik perangkat keras hingga perangkat pendukung.

Lewat program kerjasama tersebut, akan dipilih 4 kota untuk menjadi lokasi inisiasi pembangunan smart city selama 3 tahun. Akan dipilih kota yang mempunyai visi dan misi membangun kota cergas suatu kota yang cerdas dan gegas untuk mendorong pencapaian pembangunannya.

Beberapa kota akan diundang untuk membuat proposal rencana pembangunan kota, kemudian akan dilakukan survei, kemudian akan dibantu dengan pengembangan platform dasar pengembangan smart city.

Telkomsel sangat aktif dalam membangun infratsruktur digital untuk solusi jaringan dan layanan bergerak. Sementara ITB telah aktif dalam melakukan penelitian dan pengembangan terkait smart city. ITB telah mengembangkan smart system platform sebagai dasar atau otak utama dalam pengembangan dan pembanunan smart city yang menyangkut ruang operasi (operation room), sistem sensing, hingga pengelolaan pengetahuan (understanding management).

Dalam smart city platform ini juga dikembangkan beberapa sektor pendukungnya di antaranya adalah transportasi, kesehatan, pembayaran, energi, parking, perumahan, pendidikan hingga komersial. Tidak lepas juga masalah sumber daya manusia yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang selama ini dibangun melalui C-generation.
Program ini berawal dari salah satu rekomendasi dari Forum e-Indonesia Initiatives yang sudah digelar sejak 2005. Tahun ini, forum tersebut mengambil tema smart system platform for the nation sekaligus akan dimulaianya Indonesia Smart City Initiatives.

Guru Besar ITB, Prof Suhono Harso Supangkat yang juga sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB mengatakan bahwa sudah ada beberapa industri dan lembaga yang bekerja sama dengan ITB baik dalam negeri maupun luar negeri yang tertarik untuk ikut pengembangan smart city inititaives lebih lanjut.
READ MORE - Telkomsel dan ITB Segera Uji Coba "Smart City" di 4 Kota
 

Postingan Populer

Diberdayakan oleh Blogger.