Berusaha untuk...

 


Berusaha untuk bermanfaat bagi orang lain dalam hal kebaikan

Berusaha untuk selalu memaafkan

Berusaha untuk selalu bersabar

Berusaha untuk selalu bersyukur

Berusaha untuk positif thinking

dan berusaha-berusaha lainnya dalam kebaikan.

Terimakasih

READ MORE - Berusaha untuk...

Zen, Si Penantang Intel dari AMD

KOMPAS.com - Intel sedang mempersiapkan prosesor masa depan dengan sandi Skylake. Seolah tak mau kalah, sang rival di industri terkait, AMD, kabarnya juga tengah merancang produk yang akan berhadapan langsung dengan chip tersebut.

Kode nama sang penantang dari AMD ini, sebagaimana dirangkum KompasTekno dariKitguru (24/2/2015), adalah Zen. 

Saat sudah dilepas ke pasaran pada 2016 nanti, Zen disinyalir bakal menawarkan sebagian besar fitur yang dimiliki oleh Skylake, termasuk teknologi fabrikasi 14nm, delapan buah inti prosesor (core), dukungan memori DDR4, dan PCI Express 3.0.

Keterangan yang beredar menyebutkan bahwa Zen pada awalnya akan hadir dalam bentuk prosesor untuk server seperti seri prosesor Opteron saat ini.  

Kemudian, sebagaimana yang biasa dilakukan oleh AMD, keluarga prosesor Zen akan memiliki “turunan” berupa varian chip yang ditujukan untuk PC desktop dengan kode nama “Summit Ridge”.

Summit Ridge diprediksi bakal meluncur pada kuartal ketiga 2016, namun tanggal pastinya tak diketahui. 

Selain segelintir informasi di atas, masih belum banyak hal yang diketahui mengenai Zen. Yang jelas, pihak AMD mengatakan bahwa Zen merupakan hasil rancangan chip yang sangat berbeda dari prosesor keluarga “buldozer” yang dipasarkan oleh AMD saat ini.
READ MORE - Zen, Si Penantang Intel dari AMD

Prosesor Octa-core 64-bit Samsung Mulai Diproduksi

KOMPAS.com - Samsung mengumumkan dimulainya produksi Exynos 7, prosesor 64-bit dengan delapan buah inti (octa core) yang diduga kuat bakal muncul di smartphoneandalan baru Samsung, Galaxy S6.

Exynos 7 diproduksi massal dengan teknologi fabrikasi FinFET 14nm yang diklaim bisa menghasilkan peningkatan kinerja hingga 20 persen.

Sementara, konsumsi daya disebutkan bisa turun sebesar 35 persen dibanding teknologi 20 nm yang dipakai pada chip mobile terdahulu seperti Snapdragon 810 besutan Qualcomm.

"Teknologi FinFET 14nm Samsung adalah yang proses logic yang paling canggih di dunia," sebut Gabsoo Han, wakil presiden penjualan dan pemasaran Samsung Electronics, dalam berita Samsung Tomorrow yang dirangkum oleh Kompas Tekno, Senin (16/2/2015).

Samsung sudah mengembangkan teknologi FinFET sejak tahun 2003. Teknologi berbasis struktur transistor tiga dimensi dipercaya dapat memberikan keunggulan di industri bagi pabrikan asal Korea Selatan itu.

Samsung menyebutkan bahwa teknologi FinFET 14 nm pertama-tama akan diterapkan pada Exynos 7 sebelum mulai dikembngkan ke produk chip lain pada tahun ini.

Samsung Galaxy S6 yang kabarnya bakal menjadi platform perdana dari Exynos 7 diprediksi bakal meluncur resmi dalam gelaran MWC 2015 di Barcelona, Spanyol, 1 Maret mendatang.
READ MORE - Prosesor Octa-core 64-bit Samsung Mulai Diproduksi

Begini Cara Memeriksa Kesehatan Baterai Smartphone

KOMPAS.com - Secanggih apapun smartphone yang dimiliki, tentu tak akan berguna jika baterainya bermasalah. 

Sayangnya, masalah baterai pada smartphone sangat sering terjadi seiring dengan waktu pemakaian. Kondisi tersebut tak dapat dihindari meski pengguna telah merawat baterainya dengan baik. 

Berikut beberapa tips untuk mengidentifikasi kondisi baterai pada smartphone

1. Lihat tampilan visual baterai

Hal ini hanya dapat dilakukan pada baterai yang bisa dilepas dari smartphone. Setelah baterai dilepas, lihat apakah sekujur tubuh baterai membengkak dan terjadi korosi pada logam baterai. 

Korosi dapat dilihat dari warna logam yang menjadi keputih-putihan atau kehijau-hijauan. Jika terlihat ciri-ciri tersebut, segera ganti baterai. Jangan memasukkan kembali baterai ke badan smartphone karena dapat merusak elemen-elemen lain pada smartphone.

Tips ini tidak berlaku untuk smartphone-smartphone keluaran terbaru yang tidak memungkinkan baterainya dilepas-pasang.

2. Lakukan gerakan berputar pada baterai. 

Baterai lithium akan mengalami penurunan daya setiap kali baterai kosong namun terlambat diisi ulang. Cuaca ekstrim juga dapat mempercepat kerusakan baterai. 

Untuk mengidentifikasi kerusakan tersebut, keluarkan baterai kemudian putar baterai pada bidang yang rata. Jika baterai dapat berputar dengan lancar, kondisi baterai tersebut dapat dikatakan buruk.

Lagi-lagi, tips ini tidak berlaku untuk smartphone-smartphone keluaran terbaru yang tidak memungkinkan baterainya dilepas-pasang.

3. Amati seberapa cepat baterai habis

Pada satu waktu, menjadi tidak normal jika baterai berkurang 1 hingga 2 persen saat tak digunakan. Jika hal ini terjadi, amati waktu yang dibutuhkan baterai dari penuh hingga kosong pada rentan waktu tertentu. 

Jika baterai menjadi kosong hanya dalam beberapa jam padahal jarang difungsikan, pengguna patut khawatir.

4. Menggunakan tools pendiagnosa baterai

Untuk pengguna iPhone, dapat menggunakan aplikasi iBackupBot. Aplikasi ini tersedia untuk Windows dan Mac.

Pengguna hanya perlu menghubungkan iPhone ke komputer yang telah di-installiBackupBot. Setelahnya, iBackupBot akan memberi informasi detail tentang perangkat pengguna. 

PhoneArena
Pendiagnosa baterai pada iPhone
Untuk mengetahui kondisi baterai, pengguna iPhone dapat memilih menu "More Information" pada tampilan utama iBackupBot. Perlu diketahui, baterai lithium biasanya kehilangan 20 persen kapasitasnya setelah 500 kali diisi ulang. 

PhoneArena
Pendiagnosa baterai pada Android
Bagi pengguna Android, pengguna hanya perlu menekan kode *#*#4636#*#*. Lalu, pengguna akan dapat melihat informasi detil terkait kondisi baterai.
READ MORE - Begini Cara Memeriksa Kesehatan Baterai Smartphone

Galeri Gadget Usung Konsep Toko Retail Baru

KOMPAS.com - Galeri Gadget, toko retail yang menjual produk smartphone dan tablet itu baru saja membuka gerai kelimanya yang bertempat di Mall Artha Gading, dengan membawa konsep baru yang diklaim pertama di Indonesia.

Toko retail kelima tersebut menurut Wilson Wijaya, Direktur PT. Bintang Mahameru Utama selaku pemegang merek GaleriGadget.com dibuat dengan konsep berdasarkan penelitian perilaku konsumen mobile di Tanah Air. 

"Konsumen ingin bisa mencoba dan membandingkan (gadget), selain mendapatkan promo," ujar Winston dalam pernyataan tertulis yang dikutip KompasTekno, Minggu (1/2/2015).

Karena itu, Galeri Gadget mengedepankan tiga layanan dalam toko retail kelimanya ini, yaitu layanan Galeri Arena, Galeri Hot, dan Galeri Care.

Konsep Galeri Arena dibuat agar konsumen dapat langsung membandingkan beberapa brand dari kategori harga tertentu agar dapat dengan mudah melihat mana produk yang lebih unggul sebelum konsumen menentukan pembelian.

Galeri Hot di sisi lain adalah konsep layanan di mana konsumen dapat melihat-lihat aneka promo yang ditawarkan beserta bonus atau hadiah yang bisa didapatkan secara gratis atas pembelian tertentu.

Sementara konsep Galeri Care dibuat untuk memberikan layanan kepada pelanggan seperti layaknya service center. Di sini konsumen bisa melakukan update software atau konsultasi teknis dengan dibimbing oleh product trainer Galeri Gadget.

Selain itu, pengunjung juga bisa mendapatkan layanan cetak foto digital, pemindaian dokumen, dan sebagainya.

Galeri Gadget yang berdiri sejak tahun 2007 saat ini dapat dikunjungi di Metropolitan Mall Bekasi, Mall Cibinong, Blok M Plaza, Summarecon Digital Center Serpong, dan yang terbaru adalah di Mall Artha Gading.

Dalam waktu dekat, menurut Wilson Wijaya, pihaknya akan segera membuka tiga toko retail baru yang bertempat di Tang City, e-Center Karawaci dan Bandung Electronic Center (BEC). 
READ MORE - Galeri Gadget Usung Konsep Toko Retail Baru

Galaxy S6 Pakai Kamera 20 MP "Anti-Goyang"?

KOMPAS.com - Samsung disebut bakal menyematkan modul kamera dengan resolusi 20 megapiksel ke dalam Galaxy S6 besutannya. 

Tak cuma beresolusi besar, kamera Galaxy S6 juga bakal dibekali dengan optical image stabilizer (OIS), sebuah fitur yang bisa meredam goyangan tangan dengan menstabilkan optik.

Saat ini, raksasa elektronik Korea Selatan itu sedang berupaya mendongkrak kuantitas produksi modul kamera 20 megapiksel buatannya. 

Demikian bocoran informasi dari orang dalam Samsung Electro Mechanics (SEM) yang dikutip KompasTekno dari Phone Arena, Senin (26/1/2015).

Rencana pengembangan modul kamera 20 megapiksel sudah lama direncanakan Samsung. Pada 2013 lalu, mereka merencanakan modul ini siap rilis pada paruh kedua 2014 dan diterapkan pada smartphone mereka pada 2015.

Selain kamera bertenaga 20 megapiksel, raksasa elektronik Korea Selatan itu juga sedang meningkatkan kuantitas produksi modul kamera 16 megapiksel.

Modul kamera bertenaga 16 megapiksel juga mulai dibuat pada waktu yang sama. Bedanya, modul kamera ini dibekali teknologi ISOCELL yang cukup tangguh untuk memotret di situasi low-light. Samsung berencana menerapkan modul kamera tersebut untuk smartphone lini menengah ke bawah.

Samsung membuat modul tersebut dari nol, termasuk pembuatan sistem autofocus serta lensa-lensa yang digunakan. Keberadaan kamera beresolusi besar ini diprediksi akan terungkap dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2015 nanti.
READ MORE - Galaxy S6 Pakai Kamera 20 MP "Anti-Goyang"?

Tips Memanfaatkan Media Sosial untuk Bisnis

KOMPAS.com - Di era digital, media sosial memungkinkan seseorang mengenal latar belakang, kebiasaan, dan selera orang lain secara lebih terbuka. 

Kelebihan tersebut bukan hanya berguna untuk menjalin hubungan pribadi, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis. Karena, pada dasarnya, hubungan antar manusia adalah hal yang sangat penting dalam pengembangan bisnis. 

Berikut beberapa tips pemanfaatan media sosial untuk pengembangan bisnis yang dikutip KompasTekno dari Mashable, Minggu (18/1/2014):

Pertama, jadikan media sosial sebagai teropong. 

Media sosial memberi kesempatan untuk melihat siapa saja pihak yang dapat dijadikan rekan bisnis, kompetitor, dan target pasar. Ini dapat dijadikan rujukan bagi pebisnis untuk memutuskan apakah harus bekerjasama dengan pihak tertentu atau tidak, begitu pun sebaliknya.

Karenanya, pebisnis dan perusahaannya harus selalu memposisikan diri sebagai pelaku industri yang profesional dan berprospek agar dianggap berdaya saing tinggi.

Kedua, sesuaikan konten pesan dengan jenis media sosial. 

Setiap media sosial memiliki karakteristik masing-masing. Pengguna seyogyanya fleksibel dalam penggunaan berbagai macam media sosial.

Misalnya, Twitter lebih pas untuk menyuarakan kampanye pemasaran, melakukan live report, atau membangun customer service. 

Sedangkan Facebook lebih cocok untuk memperlihatkan budaya perusahaan dan sumber dayanya, serta memperkenalkan program pemasaran yang lebih besar.

Ketiga, gunakan media sosial sebagai pelengkap. 

Media sosial bukan satu-satunya faktor untuk mengembangkan bisnis, namun efektif sebagai pelengkap, misalnya dengan menggunakan LinkedIn. Saat ini, LinkedIn telah menghubungkan ribuan perusahaan dan jutaan ribu pengguna untuk saling berafiliasi.

Untuk pengembangan bisnis, LinkedIn sangat efektif dalam mengumpulkan informasi terkait sumber daya manusia, maupun melakukan follow up dengan rekan bisnis.

Intinya, secara online maupun offline, faktor fundamental untuk pengembangan bisnis adalah jaringan sosial yang kuat. Media sosial memungkinkan jaringan sosial terjalin lebih cepat dan mudah.
READ MORE - Tips Memanfaatkan Media Sosial untuk Bisnis
 

Postingan Populer

Diberdayakan oleh Blogger.